Belanja Online Saat Pandemi Covid-19? Kenapa Tidak!

Belanja Online Saat Pandemi Covid-19?
Kenapa Tidak!

ilustrasi belanja online
foto : pinterest

Rasa bosan dapat menghampiri ketika Anda memiliki waktu lebih di rumah. Seperti pada saat ini, pandemi virus covid-19 mengharuskan Anda untuk melakukan segala aktivitas dari rumah. Salah satu hal yang dapat dilakukan ketika berada di rumah adalah dengan melakukan belanja online.

Belanja online di Indonesia sendiri telah berkembang pesat dan memberikan pengaruh besar bagi  rakyat Indonesia. Dilansir dari berbagai sumber, awal mula belanja online di Indonesia dimulai pada tahun 1994 saat Indosat menjadi internet service provider pertama di Indonesia sekaligus memberikan koneksi internet bagi seluruh masyrakat. Koneksi internet itu bisa dimanfaatkan sebagai jalan bagi kebanyakan orang untuk berjualan.

Belanja online baru muncul di tahun 1999 saat Andrew Darwis mendirikan sebuah forum bernama Kaskus yang juga menjadi forum jual beli. Selanjutnya, Bhinneka.com berdiri dan menjadi tempat jual beli juga di tanah air.

 

Menyadari pertumbuhan transaksi online yang berkembang dengan cepat, pemerintah Indonesia akhirnya memutuskan untuk membuat draft UU e-commerce. 4 tahun berselang, Tokobagus.com berdiri. Ekosistem toko online yang semakin banyak membuat Doku diluncurkan sebagai layanan uang elektronik.

2 tahun kemudian, Tokopedia berdiri. Hype e-commerce berhembus dengan kencang saat Go-jek didirikan pada tahun 2010 sebagai layanan transportasi online serta didirikannya Bukalapak. Hingga kini, Tokopedia dan Go-jek terus berinovasi dan telah menjadi perusahaan yang memiliki pengaruh besar pada transaksi online di tanah air.

Pada saat ini, penyebaran virus corona sudah semakin meluas di Indonesia. Angka positif covid-19 di Indonesia kini sudah tembus lima ribu kasus, sebanyak 9,13% dari jumlah orang yang positif covid-19 itu telah meninggal dunia, sebanyak 8,68% dari jumlah orang yang positif covid-19 telah sembuh. Data ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan covid-19, Achmad Yurianto (Yuri).

Dengan meningkatnya jumlah positif covid-19 ini pemerintah telah membuat kebijakan untuk melakukan segala aktivitas di rumah seperti belajar, bekerja, dan beribadah. Selain itu, sejauh ini sudah ada 10 daerah yang menerapkan PSBB sebagai upaya untuk memutus tali penyebaran covid-19.

ilustrasi belanja online
foto : cnnindonesia

Akhirnya pemerintah pun memberikan penjelasan cara pencegahan penularan covid-19 :

  • Cuci tangan selama 20 detik dengan sabun dan air mengalir sesuai dengan standar WHO
  • Hindari kerumunan/keramaian
  • Jaga posisi jarak dengan orang lain
  • Hindari melakukan kontak langsung dengan orang yang sakit
  • Konsumsi secara rutin vitamin yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh saat sehat dan mempercepat penyembuhan saat sedang sakit
  • Gunakan masker saat keluar rumah
  • Membersihkan dan mendisinfeksi secara berkala barang-barang yang sering disentuh 
ilustrasi cuci tangan
foto : pinterest

Hal ini tentu akan semakin membatasi aktivitas masyarakat di luar rumah. Yang biasanya kita dapat belanja secara langsung ke pasar atau super market, saat ini orang yang memilih untuk berbelanja online karena lebih mudah, cepat, banyak pilihan, dan yang paling penting tidak harus berkumpul dengan orang banyak.

Anjuran untuk berdiam diri dirumah menyebabkan terjadinya peningkatan penjualan yang signifikan pada online shop.

Peluang ini tidak disia-siakan oleh online shop.  Mereka menyediakan berbagai macam produk yang dibutuhkan saat ini mulai dari kebutuhan rumah tangga, elektronik, pakaian, dan lain-lain. Tidak hanya itu mereka juga memberikan berbagai macam kemudahan kepada konsumen dan berbagai promosi lainnya seperti diskon, cashback, dan bonus-bonus lainnya.

Berbagai macam tawaran yang diberikan online shop ini tentu menarik minat konsumen untuk berbelanja. Karena dengan adanya online shop, mereka dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan mudah dan cepat sehingga tetap mengikuti aturan yang berlaku. Tanpa harus pergi keluar rumah barang akan tiba dengan aman dan terjamin.

“Saat pandemic covid-19 ini, permintaan produk yang dicari oleh konsumen bergeser dari keinginan (wants) menjadi kebutuhan (needs),” kata Chief of Customer Experience Lazada Indonesia Ferry Kusnowo di Jakarta.

Ferry menuturkan ada lonjakan pembelian pada kategori kebutuhan rumah tangga, seperti sabun cuci piring dan tisu. Konsumen juga memburu produk kesehatan dan kebersihan seperti vitamin, antiseptic, masker, dan hand sanitizer.

Oleh karena itu, belanja online memiliki kelebihan untuk dilakukan pada saat pandemi virus covid-19 seperti saat ini. Berikut beberapa kelebihan dari belanja online saat pandemi covid-19:

1. Belanja online mengurangi kontak langsung dengan orang lain

ilustrasi melalui orang
foto : kompas

Telah diketahui bahwa virus covid-19 dapat menular melalui kontak langsung dengan orang lain.Dengan berbelanja online, Anda hanya cukup berselancar melalui daring Anda hingga menemukan barang yang dicari. Lalu dengan mudah petugas kurir akan mengantarkan barang yang Anda beli ke rumah Anda.Yang patut diperhatikan adalah selalu jaga kebersihan tangan dengan menggunakan hand sanitizer dan hindari kontak langsung dengan petugas atau kurir yang mengantarkan barang Anda.

Anda dapat menyarankan kurir agar meletakkan barang di depan rumah Anda.Setelah itu, cegah penularan virus dengan menyemprotkan disinfektan pada barang yang diterima.

2. Belanja online menghindari risiko penularan melalui barang

ilustrasi melalui barang
foto : kompas

Jika pada saat membeli barang secara konvensional, Anda tentu akan memegang barang-barang yang sekiranya menjadi pilihan Anda. dalam hal ini, tentu saja terdapat beberapa pilihan yang mengharuskan Anda untuk menyentuhnya secara langsung.

Hal ini dapat menjadi media penularan virus covid-19. Sebab, Anda mungkin saja terpapar virus covid-19 melalui droplets (cairan batuk, bersin, dan air liur) yang ditinggalkan oleh orang lain saat memegang barang tersebut.

3. Belanja online sering mendapatkan potongan harga

ilustrasi potongan harga
foto : detik

Hal ini tentu saja dapat menyelamatkan keuangan Anda. Banyak dari aplikasi belanja online yang menyediakan potongan harga dalam waktu tertentu.

Dari kelebihan- kelebihan berbelanja online tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa belanja online mempermudah kita dalam berbelanja di banding belanja lansgung datang ke toko.

Menurut  pernyataan Chief of Customer Experience Lazada Indonesia, Ferry Kusnowo di atas. Kita bisa menemukan rekomendasinya di belidimanatuh.com . Di sana terdapat beberapa rekomendasi tempat belanja online kebutuhan perlengkapan rumah. Tidak cuma itu, ada juga penjelasannya untuk menambah pengetahuan kita sebelum kita mulai berbelanja .

Sedangkan untuk kebutuhan produk Kesehatan dan kebersihan seperti vitamin, antiseptic, masker, dan hand sanitizer. Kita bisa mencarinya di anticovid.id. Di sana ada beberapa produk Kesehatan dan kebersihan yang bisa kalian beli untuk menjaga diri dari wabah covid-19 saat ini.

One Reply to “Belanja Online Saat Pandemi Covid-19? Kenapa Tidak!”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *